Review Novel Roman Bumi Manusia - Pramoedya Ananta Toer

Review Novel Roman Bumi Manusia - Pramoedya Ananta Toer

Novel Roman Bumi Manusia sudah menjadi novel yang melegenda berkat sejarah yang melatarbelakanginya.

Novel karya Pak Pramoedya Ananta Toer dianggap sebagai ancaman bagi pemerintah sehingga dilarang beredar hingga habis dibakar. 

Aku tidak tahu alasan pemerintah yang sebenarnya sampai-sampai mereka tega membakar seluruh bukunya Pak Pram. Tapi, lega sekarang dengan kenyataan bahwa kita sebagai generasi muda bisa kembali membaca karya Pak Pram, termasuk buku tetralogi buru ini.

Mari kita langsung saja ke sinopsis dan review dari novel Roman Bumi Manusia yang melegenda ini. 

Sinopsis Novel Bumi Manusia

Review Novel Roman Bumi Manusia - Pramoedya Ananta Toer

Minke adalah seorang pelajar pribumi yang bersekolah di H.B.S., sekolah khusus warga Belanda.

Selama belajar di sekolah Eropa, Minke mempelajari segala ilmu Eropa dan juga budaya Eropa. Lama kelamaan, sosok Minke pun menjadi ke-eropa-eropaan.

Saat masih bersekolah di H.B.S., Minke bertemu dengan Annelies di rumahnya. Bersama Robert Surhoof, dia mengunjungi rumah keluarga Mellema dan bertemu Ann serta jatuh cinta dengannya.

Ann membuat hidup Minke berubah, mula-mulanya Minke mengagungkan Eropa, karena Ann dia melawan Eropa untuk pertama kalinya.

Review Novel Bumi Manusia

Sebenarnya sudah sangat lama aku punya buku ini, mungkin sekitar 3 tahunan tapi baru dibaca sekarang.

Karena isinya tentang cerita jaman kolonial, kita bisa sekaligus belajar sejarah era kolonial. Dimana di sini setting tempat masih berada di Jawa Timur.

POV yang digunakan termasuk acak, karena tidak hanya POV dari Minke saja, tapi juga ada POV lain yang salah satunya dari karakter Annelies.

Jujur, aku banyak belajar hal baru di sini, terlebih tentang kondisi pribumi jaman kolonial yang menurutku miris banget dan gak nyangka sekejam itu. Tanam paksa, rasisme, kasta, pergundikan, hukum yang tidak adil, dan masih banyak lagi.

Namun, dibalik semua kekaguman mengenai isi ceritanya, ada hal yang bikin aku bingung. Yaitu cerita yang isinya menceritakan masa lalu Nyai Ontosoroh, gundik dari Tuan Mellema, ibunya Annelies.

Awalnya aku pikir, yang bercerita Nyai Ontosoroh sendiri, tapi ternyata, Annelies yang menceritakan semua itu ke Minke.

Rekomendasi dan Kesimpulan

Aku rasa semua orang harus baca novel ini setidaknya sekali seumur hidup. Bukunya memang mahal, tapi kamu bisa menyewa atau meminjam buku ini dari perpustakaan komersil, perpustakaan daerah, ataupun perpustakaan online.

Novel Bumi Manusia bisa membuka mata kamu tentang kekejaman yang terjadi era kolonial, meski memang banyak juga hal baik yang mereka tinggalkan, tapi tidak kalah banyak dengan kekejaman yang mereka lakukan.

Buku ini cukup berat dan penuh dengan makna filosofis di dalamnya. Cocok untuk pembaca remaja hingga dewasa.

Review via YouTube


Kerjasama/Affiliator untuk promosi buku di blog ini bisa kirim email ke nurhayati.irma20@gmail.com dengan subjek "KERJASAMA REVIEW BUKU".


Posting Komentar

0 Komentar