Pembalasan Dendam Yang Super Jenius, Review Confessions - Minato Kanae

confessions, minato kanae

Judul : Confessions
Penulis : Minato Kanae
Penerbit : Penerbit Haru
Genre : Novel
Cetakan pertama, 304 halaman

Moriguchi Yuko adalah seorang guru SMP. Saat anaknya berusia 4 tahun ditemukan meninggal, semua orang mengira itu cuma kecelakaan nahas.

Akan tetapi Moriguchi yakin anaknya dibunuh oleh dua dari anak didiknya. Karena itu, dia tidak akan membiarkan kedua anak itu bebas.

Dia ingin membalas dendam, dan balas dendam yang dia lakukan itu hanyalah awal dari sebuah mimpi buruk....

Review Singkat Confessions, Minato Kanae

Saya termasuk orang yang sudah menonton film "Confessions" disekitar tahun 2010, dan tanggapannya terhadap film itu... Speechless. Dan sekarang setelah novel terjemahannya terbit di Indonesia, aku bisa membaca cerita confessions ini lagi dan tanggapannya tetap speechless.

Novel ini berkisah tentang pembalasan dendam seorang ibu terhadap pembunuh anaknya yang masih kecil, yang pada saat itu dia menyandang posisi guru dan menemukan bukti bahwa yang membunuh anaknya adalah murid didiknya sendiri.

Disetiap halamannya aku dibuat greget dengan cerita ini, disetiap babnya menjelaskan dengan detail sudut pandang setiap pelaku sampai ke bab akhir yang merupakan jawaban dari semua konflik yang ada di novel ini. 

Sekali lagi aku akan bilang, novel ini sungguh membuatku Ngeri. Yang tak kalah ngeri dari cerita ini adalah, alasan para tokoh disini dalam melakukan kejahatan.

Banyak hal yang dapat diambil sebagai pembelajaran kehidupan dari buku ini, seperti "Kebencian tidak bisa dibalas dengan kebencian, hatimu tidak akan puas dengan itu" - hal 293. Kata-kata ini mengingatkan kita para pembaca tidak ada pembalasan dendam yang bisa menentramkan hati, justru akan menjadi permulaan dosa besar yang berkelanjutan. 

Dan ada pesan lain untuk para orang tua, karakter anak tumbuh sebagaimana orang tua mendidiknya. Sosok ibu yang memberikan perhatian terlalu besar dengan tidak sadar malah menumbuhkan sosok seorang anak yang tidak diduga sebelumnya, menjadikan seorang anak yang haus akan perhatian dan juga pendendam yang sanggup melakukan apa saja bahkan hal negatif sekalipun.

Bagi temen-temen yang malas membaca novelnya bisa menonton filmnya, karena 90% isinya sama. Tapi aku lebih sarankan lagi untuk membaca novelnya terlebih dahulu barulah menonton filmnya.

Tonton dan dengarkan juga review Confessions di YouTube dan Podcast Teman Buku


Posting Komentar

0 Komentar