Review Singkat Mythical Creatures of Africa, Cypress Ruby

Review Mythical Creatures of Africa, Cypress Ruby


Judul: Mythical Creatures of Africa
Penulis: Cypress Ruby
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal Buku: 116 Halaman

Benua Afrika yang eksotis dan mitos makhluk-makhluk ajaibnya mungkin jarang kamu temukan dalam literatur modern, namun hal inilah yang membuatnya semakin menarik untuk diketahui.

Tahukah kamu…
• Masyarakat Zulu punya kebiasaan meninggikan tempat tidur agar tidak diganggu Tikoloshe, peri nakal yang suka menggigit jari kaki orang yang sedang tidur.
• Sebuah suku nomaden yang disebut Blemmyae di Mesir konon memiliki mata dan mulut di bagian dada.
• Di Madagaskar, Suku Malagasy percaya bahwa roh leluhur yang diabaikan dapat berubah menjadi Kinoly, roh jahat yang menyebar kutukan.

Temukan fakta dan mitos lainnya, lengkap dengan ilustrasi-ilustrasi keren, dalam Mythical Creatures of Africa. Mungkin suatu hari nanti kamu akan mengunjungi benua Afrika dan membuat masyarakat setempat terpukau akan luasnya wawasanmu tentang mitologi mereka.

Review Singkat Mythical Creatures of Africa, Cypress Ruby


Nah, yang ini makhluk mitos dari Afrika. Dari sekian banyak makhluk yang ada di buku ini cuma nemu 2 yang aku tahu berdasarkan cocoklogi. Yang pertama itu Kura-kura raksasa yang ditempurungnya bisa menjadi sebuah pulau yang bisa ditinggali manusia, dan hantu yang menyerupai di film Disney-Coco.Yang lainnya? Beneran ga pada tau.

Tapi ada beberapa yang jadi favorit. Makhluk di cover ini aku lihatnya mirip hellboy. Terus ada lagi manusia sekecil semut (kayak ant-man) yang katanya cikal bakal ide dari karakter antman sendiri.

Untuk teori penciptaannya sendiri, bumi diciptakan oleh Mawu-Lisa dan Mawu-Lisa ini menumpang kepada Aido Hwedo yang merupakan seekor ular raksasa yang bisa menopang bumi. Dan ular raksasa ini jadi makhluk favorit aku di buku ini. Konon pelangi itu tercipta dari bayangan si ular Aido Hwedo ini.

Review Mythical Creatures of Africa bisa juga didengarkan melalui link di bawah ini

Posting Komentar

0 Komentar