Review Kumpulan Cerpen Si Tukang Onar, Maxim Gorky

Review Kumcer Si Tukang Onar, Maxim Gorky

Judul: Si Tukang Onar
Penulis: Maxim Gorky
Penerbit: Penerbit Baca
Tebal Buku: 157 Halaman

Ada seorang Ibu yang dilanda dilema karena anaknya menjadi pengkhianat.
Ada tukang bubut yang oleh kisah sederhana menisbatkan diri sebagai sosialis.
Ada dua orang miskin menikah dan menghentak kesadaran orang.
Ada seorang kakak yang keji memasukkan adiknya ke rumah sakit jiwa.
Ada penggali terowongan yang meratap.
Ada para pekerja kereta yang melakukan pemogokan dan meresahkan seluruh penduduk kota.
Dan selalu ada potret kemanusian di setiap cerita Maxim Gorky.

Kumpulan cerpen Si Tukang Onar adalah salah satu judul penting Maxim Gorky. Dalam cerita-ceritanya dipotret dengan apik perkara-perkara yang seolah remeh, tapi mampu membangkitkan kesadaran akan rasa kemanusiaan dan menyisakan gaung nyaring dalam pikiran pembaca. Sebuah karya penting yang dialihbahasakan dengan begitu apik oleh Eka Kurniawan. 

Review Singkat Si Tukang Onar, Maxim Gorky

Kumcer klasik selanjutnya yang aku baca adalah buku Si Tukang Onar karya Maxim Gorky.Jujur aku belum pernah baca karya-karya Maxim Gorky sama sekali. Aku beli ini tuh karena penerjemahnya Eka Kurniawan, sesimple itu alasan aku beli buku. Haha.

Maxim Gorky terkenal dengan karyanya yang memuat realisme sosialis.

Seperti buku sebelumnya yang aku post, aku baca satu dua judul cerpen di buku ini awalnya ga paham isinya hahaha. Tapi seni membaca buku memang seperti itu baca aja terus nanti juga paham.

Isinya tentang kehidupan masyarakat, ada yang kelam, ada yang menghangatkan. Campur-campur tapi kesannya memang realistis.

Aku paling suka cerpen dengan judul perkawinan dan ibu seorang pengkhianat. Detailnya, ada di podcast dan youtube Teman Buku ya.

Untuk terjemahannya, ga usah ragu lagi deh. Hasil terjemahan Eka Kurniawan itu mantap, ngalir banget, baca karya klasik seenak makan snack. Ga heran kenapa penerbit baca menyematkan namanya di sampul depan buku ini. Mungkin sebagai selling point-nya juga.

Aku ga rekomendasiin ini untuk pembaca dibawah umur ya, ada beberapa cerpen yang rasanya ga cocok aja buat pembaca di bawah umur.

Review Si Tukang Onar juga bisa didengarkan melalui link di bawah ini


Posting Komentar

0 Komentar