Kisah Prana yang Bisa Melihat Hantu Dari Mata Saudara Kembarnya, Journal Of Terror - Kembar

 

Judul : Journal of Terror - Kembar #1

Penulis : Sweta Kartika

Penerbit : Penerbit Clover

Tebal Buku : 364 Halaman


Namaku Prana. Aku bisa melihat penghuni dunia seberang melalui mata saudara kembarku yang sudah mati. Tanpa pernah kuduga, kemampuan ini telah mengantarkanku ke depan gerbang petualangan menuju dunia kegelapan. Ini adalah catatan harianku. Kumpulan kisah-kisah berhantu yang kurangkum dalam sebuah jurnal. Jurnal penuh misteri. Jurnal penuh teror.



Prana dan Terror Hantu

Novel ini berkisah tentang Prana yang mulai memiliki indera ke-enam di umurnya yang ke-5. Sejak saat itu Prana memiliki kemampuan untuk melihat penghuni dunia seberang. 

Prana mulai mengetahui kalau mata ajaibnya ini merupakan mata milik saudaranya setelah neneknya meninggal. Neneknya seolah menitipkan pesan kepada seorang lelaki yang sebaya dengannya dan Prana sadar kalau itu adalah saudara kembarnya.

Di hari-hari setelah hal ajaib ini terjadi, Prana mulai merasakan terror-terror yang tidak biasa, ditambah dia selalu menemani ayahnya survey ke rumah-rumah tua. Tak jarang memang kalau rumah tua selalu ada penunggunya. Namun, tanpa disengaja, dia membantu para penunggu rumah itu untuk menyelesaikan urusan yang membuat mereka tertahan di dunia fana.

Alina, Cinta Pertama Sekaligus Patah Hati Pertama Prana

Kisah yang paling menarik buatku di novel ini adalah kisah hantu bernama Alina. Prana jatuh cinta padanya sejak pandangan yang pertama. Parasnya yang rupawan membuat Prana berdegup kencang setiap kali berpapasan dengannya. Sangking dibutakan oleh cinta, Prana tidak sadar kalau Alina bukan manusia.

Alina diceritakan dalam beberapa bab, mulai dari pertemuan Prana, kisah jatuh cintanya Prana, sampai akhirnya Prana berpetualang demi membantu Alina menyeberang. 

Kak Sweta membuat diksi yang penuh melankolis dan romantis khusus bab Alina ini. Aku dibuat takjub dan terbuai dengan ceritanya. Kisah cinta dua dunia bak kisah-kisah fantasi di drama Korea.Manis sekali.

Review Singkat Setelah Membaca Journal of Terror - Kembar

Aku membeli ini sudah lama sekali. Jatuh cinta dengan karya-karyanya kak Sweta sejak aku membaca komik hasil karyanya di Webtoon Indonesia. Ilustrasi dan alur ceritanya bagus sekali.

Walaupun sudah lebih dulu membeli buku ini di google play book, tak lantas aku langsung membacanya. Baru kali ini punya waktu untuk membaca ebooknya. Dan hasilnya?

Jreng.. Jreng..

Suka banget sama gaya tulisannya. Komiknya bagus, dan novelnya bagus juga. Ilustrator yang merangkap jadi penulis novel itu sesuatu perpaduan yang sempurna. Hahaha #maaflebay

Cara kak Sweta mendeskripsikan tiap adegan itu bisa banget bikin pembaca berimajinasi dengan lengkap. Bagaimana Prana berpakaian, bagaimana mimik mukanya, bagaimana jalanan yang dia lewati, semuanya. Belum lagi alur ceritanya yang bagus sekali dan punya pesan tersirat sendiri-sendiri. 

Seperti bab Alina yang menyiratkan "cinta sejati tak lekang oleh waktu, walau raga tak bernyawa namun hati tetap terpaut pada belahan jiwa". Ada satu bab lagi tentang Rumah Gang Kenanga "Hal yang berbau mitos seringkali diabaikan, manusia hanya akan sadar setelah hal buruk menimpanya".

Pencinta horor wajib banget baca buku ini, next akan dilanjutkan ke seri ke-2 yang judulnya Journal of Terror - Titisan


Kamu bisa cari review buku lainnya di menu BOOKS
Untuk penawaran kerjasama bisa email ke nurhayati.irma20@gmail.com

Posting Komentar

0 Komentar