Review Aplikasi Wiope Diary, Tempatnya Curhat Tanpa Dihujat Saat Ini

 

review aplikasi wiope

Aplikasi Wiope saat ini jadi aplikasi favorit aku karena di sini aku bisa curhat tanpa dihujat siapapun. Melalui fitur Wiope diary, aku bisa curhat di Wiope tentang apa saja dan bisa bebas menentukan apa aku mau membuat cerita yang mau aku share secara anonim atau tidak.

Aplikasi Wiope sebenarnya aplikasi yang memuat kumpulan podcast dan audioseries yang kebanyakan bergenre romantis atau cerita cinta. Tapi saat ini, Wiope juga memiliki fitur Diary yang baru-baru ini mereka rilis. 

Di bawah ini, aku mau share pengalaman aku dan langkah-langkah utnuk menggunakan aplikasi Wiope ini. Kebetulan bulan kemarin Wiope mengadakan lomba curhat - iya benar, lomba curhat. Karena menarik, jadi aku ikutan dan install aplikasinya.

1. Install Aplikasi dan Buat Akun

profil wiope diary


Pertama, untuk menggunakan fitur Wiope Diary, kamu perlu membuat akun dengan nama samaran, nama asli, atau nama panggilan dan mengisi data yang disediakan. Pihak Wiope akan memverifikasi data kamu sebelum kamu bisa menulis apapun di fitur diary.

Setelah terverifikasi, akan muncul centang biru di akun kamu. Kalau sudah begitu, kamu bisa langsung mulai nulis curhatan kamu. 

Pastikan tidak menggunakan nama samaran seperti "tak ada nama", "aku siapa", "aku bukan siapa-siapa" atau penggunaan kata yang mengarah ke anonim lainnya agar akun kamu dapat segera diverifikasi.

2. Masuk Ke Menu Diary

menu diary wiope


Untuk mulai curhat, kamu bisa masuk ke menu diary. Di halaman ini, layar akan langsung menampilkan curhatan orang lain yang sudah melewati verifikasi tim Wiope.

Kamu bisa berinteraksi dengan memberikan like dan komentar juga.

Nah, kalau curhatan kamu sudah melewati verifikasi tim Wiope, curhatan kamu juga akan muncul di layar seperti ini.

3. Mulai Curhat

tulis diary wiope


Setelah masuk ke menu diary, kamu tinggal klik "tulis" dan kamu akan diarahkan ke halaman selanjutnya.

Di halaman ini, kamu bisa mulai menulis dengan menyertakan judul pendek dan tulislah curhatanmu dengan bebas. Mau pendek, mau panjang, itu terserah kamu. 

Saat aku mencoba fitur ini, karena aku ikut lomba diary, aku menulis curhatan sepanjang 1000 karakter setiap harinya. Cukup pusing sih, soalnya aku bukan tipe orang yang bisa mengutarakan perasaan sedetail itu.

Oh iya, jangan lupa juga untuk memilih kategori curhatan kamu sesuai dengan kategori yang disediakan. 

4. Kirim Curhatan

Kalau curhat mah, belepotan juga gak usah dipikirin, toh bukan nulis novel fiksi atau cerpen. Haha.

Setelah menulis curhatan kamu yang panjang itu, gak usah dibaca lagi, dicari typo dan sebagainya, kirim aja. Yang penting kamu sudah memenuhi kebijakan tim Wiope yaitu dengan tidak menulis sesuatu yang berunsur sara dan poilitik.

Kamu bisa kirim secara anonim juga meski profilmu gak anonim dengan mengaktifkan fitur anonim.

5. Tunggu Publish

Setelah curhatan dikirim, kamu harus menunggu kurasi dari tim editor Wiope. Wiope punya standarisasi kebijakan tersendiri soal curhatan ini. Seperti yang aku bilang di atas, tidak boleh ada unsur sara dan politik. 

Curhatan kamu biasanya terpublish 2-3 hari setelah curhatan dikirimkan.

Nah, jadi itu dia secuil pengalaman aku menggunakan aplikasi Wiope ini. Menurut aku aplikasi Wiope ini pas banget dijadiin teman curhat terlebih jika kamu orang yang gak enakan kalau curhat sama orang lain karena takut nambah-nambahin beban temen kamu.

Saran aku sih biar semakin anonim pakai aja nama dan foto profil samaran. Dengan begitu, kamu bisa lebih leluasa curhat di aplikasi ini. 

Kamu bisa install aplikasi Wiope di HP kamu melalui playstore. Aku gak tahu di appstore ada atau tidak, pengguna iPhone bisa dicoba saja lah ya.

Baca juga artikel aku lainnya

Posting Komentar

0 Komentar